📞 Hotline: 1500-567  |  📧 info@kemnaker.go.id

Program Unggulan Kemnaker RI

Berbagai program strategis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, memperluas kesempatan kerja, dan melindungi tenaga kerja Indonesia di dalam dan luar negeri.

Program Prioritas

Pelatihan Vokasi Nasional

Program pelatihan vokasi adalah ujung tombak kebijakan ketenagakerjaan Kemnaker RI dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Melalui jaringan Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di seluruh Indonesia, program ini memberikan akses pelatihan berbasis kompetensi secara gratis kepada jutaan pencari kerja, pekerja, dan wirausahawan setiap tahunnya.

Jenis-Jenis Pelatihan Vokasi

Kemnaker RI menyediakan beragam jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi:

  • Kejuruan Teknologi Informasi – Pemrograman web, mobile app development, cybersecurity, data science, dan cloud computing
  • Kejuruan Manufaktur – Pengelasan, permesinan CNC, teknik otomotif, elektronika industri, dan mekatronika
  • Kejuruan Pertanian – Budidaya tanaman, agribisnis, pengolahan hasil pertanian, dan smart farming
  • Kejuruan Pariwisata – Perhotelan, tata boga, tata busana, dan pemanduan wisata
  • Kejuruan Bisnis dan Manajemen – Akuntansi, pemasaran digital, dan manajemen usaha kecil menengah
  • Kejuruan Kesehatan – Keperawatan dasar, asistensi kecantikan, dan perawatan lansia

BLK Komunitas

Sebagai terobosan kebijakan, Kemnaker RI mengembangkan konsep BLK Komunitas yang memanfaatkan infrastruktur pesantren, gereja, vihara, dan lembaga sosial kemasyarakatan sebagai pusat pelatihan berbasis komunitas. Program ini menjangkau daerah-daerah terpencil yang sebelumnya tidak terlayani oleh BLK konvensional.

Hingga 2025, telah terbentuk lebih dari 3.200 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kapasitas pelatihan ratusan ribu peserta per tahun. Setiap BLK Komunitas mendapatkan bantuan peralatan, kurikulum standar, dan pendampingan instruktur dari BLK induk terdekat.

Pelatihan Vokasi dan Pengembangan SDM Ketenagakerjaan

Cara Mendaftar Pelatihan BLK

Program Internasional

Pemagangan Dalam dan Luar Negeri

Program magang resmi pemerintah yang menghubungkan generasi muda Indonesia dengan dunia industri terbaik, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Pemagangan ke Jepang
Pemagangan Jepang

Program Pemagangan Indonesia–Jepang

Program bilateral bersejarah yang telah berlangsung sejak 1993 ini memungkinkan pemuda Indonesia belajar teknologi dan etos kerja Jepang secara langsung di perusahaan-perusahaan Jepang selama 3 tahun.

Syarat Pendaftaran:

  • WNI usia 18–30 tahun
  • Pendidikan minimal SMP/sederajat
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Lulus seleksi administrasi, psikotes, dan kemampuan bahasa Jepang
Daftar Magang Jepang →

Mengapa Program Pemagangan Penting?

Program pemagangan merupakan jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja yang sesungguhnya. Melalui pemagangan, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mendalam tentang budaya kerja profesional, manajemen waktu, dan etika kerja yang berlaku di tingkat global.

Dalam konteks kerjasama Indonesia–Jepang yang baru-baru ini diperkuat melalui MoU dengan Prefektur Yamaguchi, program pemagangan membuka akses bagi pemuda Indonesia untuk menyerap teknologi dan inovasi terkini di berbagai sektor industri Jepang seperti manufaktur, pertanian, konstruksi, dan perawatan lanjut usia.

Program Pemagangan Dalam Negeri

Selain program luar negeri, Kemnaker juga mengelola Program Pemagangan Nasional yang menghubungkan lebih dari 500 perusahaan terkemuka di Indonesia dengan ratusan ribu peserta magang per tahun. Program ini didukung oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 36 Tahun 2016 yang menjamin hak-hak peserta magang.

Kuota 1.500 orang/tahun. Durasi 3 tahun. Uang saku ¥80.000–¥120.000/bulan. Difasilitasi oleh IM Japan dan Kemnaker RI.
Employment Permit System. Kuota 10.000 orang/tahun. Wajib lulus TOPIK (Tes Bahasa Korea). Gaji sesuai UMR Korea.
Magang berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia di ratusan perusahaan mitra. Durasi 3–12 bulan. Uang saku minimal 75% UMK setempat.
PMI

Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Kemnaker RI bertanggung jawab atas penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di lebih dari 63 negara di seluruh dunia. Program ini dikelola bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dengan mengutamakan perlindungan dan kesejahteraan para pahlawan devisa negara.

Prosedur Resmi Bekerja ke Luar Negeri

Pemerintah menekankan pentingnya menggunakan jalur resmi dalam proses penempatan PMI untuk menghindari eksploitasi dan penipuan yang kerap menimpa calon PMI yang menggunakan jalur ilegal. Berikut prosedur yang harus diikuti:

  1. Daftarkan diri ke BP2MI atau Disnaker setempat
  2. Ikuti pelatihan pra-keberangkatan (bahasa dan budaya negara tujuan)
  3. Pengurusan dokumen resmi (paspor, visa kerja, KTKLN)
  4. Asuransi perlindungan PMI (wajib)
  5. Keberangkatan melalui terminal TKI resmi
  6. Lapor kepada Atase Ketenagakerjaan KBRI di negara tujuan

Negara-Negara Tujuan Penempatan PMI

PMI Indonesia ditempatkan di berbagai negara dengan sektor pekerjaan yang beragam:

  • Asia Timur: Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong
  • Timur Tengah: Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait
  • Asia Tenggara: Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam
  • Eropa: Belanda, Jerman, Italia (sektor perawatan lansia)
Kerjasama penempatan PMI Indonesia ke Jepang

Hak PMI yang Dijamin

Perlindungan Pekerja

Keselamatan, Kesehatan Kerja & Hubungan Industrial

🛡️

Program K3 Nasional

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah hak setiap pekerja. Kemnaker RI secara aktif melakukan pengawasan, pembinaan, dan penegakan norma K3 di seluruh tempat kerja Indonesia melalui 1.100+ orang pengawas ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh provinsi.

Ruang Lingkup Program K3:

  • Pengawasan kondisi lingkungan kerja (suhu, kebisingan, pencahayaan)
  • Pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
  • Sertifikasi ahli K3 umum dan K3 spesialis
  • Inspeksi dan audit K3 perusahaan
  • Kampanye Bulan K3 Nasional (Januari–Februari)
  • Penilaian SMK3 (Sistem Manajemen K3)
🤝

Pembinaan Hubungan Industrial

Hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan pekerja adalah kunci produktivitas nasional. Kemnaker RI berperan aktif dalam membangun ekosistem hubungan industrial yang berkeadilan, kondusif, dan saling menguntungkan.

Program Hubungan Industrial:

  • Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan UMK
  • Mediasi dan konsiliasi perselisihan hubungan industrial
  • Pembinaan serikat pekerja/serikat buruh
  • Penyusunan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
  • Forum Tripartit Nasional (pengusaha, pekerja, pemerintah)
  • Penyelesaian kasus PHK dan perselisihan hak
Program Nasional

Kartu Prakerja: Beasiswa Pelatihan Nasional

Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan bagi pencari kerja, pekerja yang ter-PHK, dan pelaku usaha mikro dan kecil. Melalui program ini, peserta mendapatkan akses pelatihan online dan offline dari ratusan mitra pelatihan terakreditasi.

Manfaat Kartu Prakerja

  • Insentif Pelatihan: Rp 3,5 juta untuk pembelian paket pelatihan
  • Insentif Pasca-Pelatihan: Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan
  • Insentif Survei: Rp 50.000 untuk 2 kali survei kebekerjaan
  • Total Manfaat: Hingga Rp 6 juta per peserta

Syarat Pendaftaran

  • WNI berusia minimal 18 tahun
  • Tidak sedang mengikuti pendidikan formal
  • Tidak sedang menerima bantuan sosial lain
  • Bukan pejabat negara, anggota TNI/Polri, atau ASN
📱 Daftar Kartu Prakerja →
Program Kartu Prakerja Kemnaker RI

Statistik Prakerja 2024

  • Total Penerima18,4 juta orang
  • Mitra Pelatihan200+ platform
  • Total Pelatihan5.000+ kelas
  • Tingkat Kebekerjaan67% peserta

Mulai Perjalanan Karier Anda Bersama Kemnaker

Ratusan ribu orang telah mengubah nasib mereka melalui program-program Kemnaker RI. Daftarkan diri Anda sekarang dan jadilah bagian dari tenaga kerja Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.